Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Blora Fashion Week Titik Awal Bangkitnya Industri Fashion di Blora

Blora Fashion Week Titik Awal Bangkitnya Industri Fashion di Blora

JOGJABERITA– Gelaran pameran peragaan busana batik menjadi pemicu bangkitnya industri busana di Blora. Bertajuk Blora Fashion Week, puluhan peraga menampilkan karya busana perajin dan desainer Blora sejak Jumat (30/9) hingga Minggu (2/9).

Beberapa peraga tampak dengan lihai melenggak lenggok di atas karpet yang dipasang di jalan alun-alun Blora. 

Selain peraga  dari model yang dibawa oleh masing-masing desainer, Gelaran pameran peragaan busana batik menjadi pemicu bangkitnya industri busana di Blora.

Bertajuk Blora Fashion Week, puluhan peraga menampilkan karya busana perajin dan desainer Blora sejak Jumat (30/9) hingga Minggu (2/9).

Beberapa peraga tampak dengan lihai melenggak lenggok di atas karpet yang dipasang di jalan alun-alun Blora. 

Blora Fashion Week 2022  ini menjadi titik awal kebangkitan dunia  fashion terutama Batik  Blora serta

Tri Yuli Setyowati (selaku wakil Bupati Blora)  mewakili Bapak Bupati Blora menyampaikan apresiasi atas diselenggarakannya Blora Fashion Week.

“Ini menjadi titik awal kebangkitan fashion dan  Batik di Kabupaten Blora tuturnya dalam sambutanya Sabtu (1/10).


Tri Yuli menjelaskan Blora Fashion Week di Alun-alun Blora digelar Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan PariwisataDekranasda  Dewan Kerajinan Nasional Daerah  sekaligus para perajin Batik Kabupaten Blora.

Berbagai macam kegiatan digelar di acara yang bertajuk Merayakan Hari Batik Nasional , selain acara Blora Fashion week  juga di adakan pameran perajin Batik Blora dan UMKM Blora dan ada kuliner.

Hari pertama di Blora Fashion Week, menampilkan beberapa Desainer kondang antara lain, Neni Rahmadiyanti (Blora), Melati Soedjarwo(Klaten)Lanny Amborowati (Yogyakarta), serta Desainer kondang dari Yogyakarta.

Blora Fashion Week 2022 tersebut menunjukkan Blora punya potensi batik, Designer dan kuliner.

“Blora punya potensi banyak perajin  batik, designer yang karyanya luar biasa untuk  di kenal  masyarakat lebih luas,  kuliner dan dan punya tempat wisata alam  yang indah yaitu hutan jati,Melalui kegiatan ini, semoga ke depan UMKM naik kelas,”tuturnya.


Sekretaris  Dekranasda Jawa Tengah, Mukti Sarjono, menyatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap untuk memfasilitasi medukung pengembangan dunia fasyen industri  Batik di Kabupaten Blora Jawa Tengah. 


Dengan pendampingan, peningkatan kualitas produk melalui penguatan kualitas. sumber daya manusia, serta perluasan akses pemasaran melalui Digitalisasi UMKM,”ucapnya. 

Salah satu disainer asal Yogyakarta Lanny Amborowati menuturkan ia menampilkan di hari pertama Jumat (30/9) bertema electric city yang menonjolkan warna off white dan biru electrik atau lebih ke royal blue  warna tentang lebih ke power, warna teduh,damai yang merupakan simbol kekuatan.

“Dalam Penampilan di Blora Fashion Week 2022 saya  berkolaborasi pembatik asal Blora yakni Erawati yang menampilkan motif batik kontemporer dengan motif motif daun jati,”ujarnya. (rio/ang)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *