Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Belum Dapat Perhatian dari Pemkab Sleman, Masyakarat Kepuharjo Perbaiki Jalan Aternatif  secara Swadaya 

Sejumlah akses infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Sleman mulai  diperbaiki.

NASIONALTERKINI– Sejumlah akses infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Sleman mulai  diperbaiki. Tak terkecuali akses akses jalan menuju destinasi wisata, turut menjadi priorotas perbaikan. Hal ini agar nyaman dan aman saat dikunjungi wisatawan. Seperti di Kabupaten Sleman yang menjadi salah satu langganan kunjungan wisatawan karena banyaknya destinasi, dan juga desa wisata di wilayah itu. 

Lurah Kepuharjo Sleman Heri Suprapto menuturkan, Guna aman saat di kunjungi wisatawan warga Petung Kepuharjo melakukan pengecoran jalan kabupaten. Masyarakat melakukan perbaikan sendiri jalan rusak tersebut secara swadaya.

Dilakukan secara swadaya karena yang punya jalan (Pemkab Sleman) belum memperhatikan daerah sini. Jalan ini terakhir dibangun Tahun 2004 dan rusak akibat Erupsi Merapi Tahun 2010. Kerusakan di daerah Petung Kepuharjo ini  diperkirakan sepanjang 5 km, lebar 8 meter dan ketebalan 20 cm. Dalam Pengecoran Perbaikan jalan sekitar 420 meter  ini dikerjakan secara bertahap setiap tahunnya.

“Harapannya agar warga masyarakat utamanya yang  mata pencariannya bertani bisa lewat daerah sini karena daerah sini daerah KBR 3 dan seandainya ada apa- apa dari Gunung Merapi masyarakat bisa lewat sini, lebih cepat dan jauh dari sungai gendol,”ujarnya Kamis (28/3).

Sementara itu Ahmad Saukani, Ketua Pengelola Wisata Petung mengatakan  Hari ini kita mencoba membikin jalan alternatif  dari barat dan timur guna mengurangi kemacetan, kita coba membikin jalur wisata baru sekalian ada pelebaran jalan baru dari tangisan ke kopeng, dan untuk jalur kabupaten kita lebarkan.

Pengecoran jalan jalur alternatif ini dilakukan secara Swadaya karena memang belum ada bantuan untuk  perbaikan jalan dan juga belum  ada perhatian dari yang punya jalan (Pemkab Sleman) karena kemarin kita  sudah minta beberapa kali  juga belum dikasih.

“Harapannya bisa meningkatkan Jumlah kunjungan  pengunjung, bisameningkatkan kesejahteraan warga, dan bisa  meningkatkan semuanya yang ada diwarga. Selain meningkatkan  kunjungan wisata juga bisa  bermanfaat untuk peternakan, karena  jalur merumput  mudah bisa di akses dan  bila terjadi terjadi sesuatu dari merapi bisa dilewati. 

Pengerjaan pengecoran ini dilakukan secara bertahap, yang kita cor nanti sekitar  400 meter dari dua kali program. Jumlahnya hampir 700 meter, total kerusakan di daerah sini ada sekitar 20 km  yang dilewati 9  obyek wisata, dan 12 tempat kuliner,”ujarnya. (edi/rty)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *