Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Arus Balik H+4 Lebaran Landai, Tak Ada Lonjakan Jumlah Kendaraan di Tempel

JOGJABERITA

JOGJABERITA – Kepadatan arus balik di kawasan Tempel masih terjadi hingga hari ini, Rabu (26/4). Meski demikian, kondisi ini terhitung landai dan tak terjadi antrian ataupun lonjakan jumlah kendaraan yang signifikan.

Sekretaris Dinas Perhubungan Sleman Sulton Fatoni menyebut antrian di traffic light baik arah keluar atau masuk masih cukup terkendali.

Antrian yang terjadi rata-rata hanya sepanjang 500 meter hingga 1 km. Berbeda dengan Selasa, (25/4) antrian kendaraan bisa terjadi hingga lebih dari 1 km.

“Kondisi arus balik dari Jogja khususnya Sleman ke arah utara dan barat untuk hari ini masih cukup landai. Antrian tidak terlalu panjang di traffic light.

Justru kemarin sore arus masuk dan keluarnya itu hampir sama. Hari ini agak sedikit landai. Mungkin yang kerja sudah mulai masuk,” katanya ditemui di Pospam Tempel, Rabu (26/4).

Meski telah memasuki arus balik, tetapi Sulton mengatakan jumlah kendaraan yang masuk ke Jogja justru tinggi. Bahkan arus masuk dan keluar sempat sama padatnya.

Menurutnya, ini karena adanya imbauan presiden untuk mengundurkan waktu kepulangan mudik.

“Saya lihat arus masuknya tambah tinggi. Mereka (pemudik) apakah tidak jadi pulang, ini kan antriannya masuk cukup tinggi. Kita lihat banyak pelat B atau luar kota malah banyak yang masuk,” jelasnya.

Sulton memprediksi puncak kepadatan arus balik akan kembali terjadi pada 29-30 April. Ini lantaran tanggal 1 Mei merupakan tanggal merah, sehingga kebanyakan pemudik meneruskan liburnya hingga tanggal 30 April.

“(Puncak arus balik) sudah lewat atau malah belum terjadi. Nanti kita tunggu Sabtu, Minggu nanti,” katanya.

Kepala Pospam Tempel AKP Harri Untara mengatakan hari ini terjadi penurunan arus lalu lintas dibanding dengan kemarin.

Sejak pukul 10.00-11.00 kendaraan yang melintas baik masuk maupun keluar mencapai 800 kendaraan. Didominasi oleh kendaraan roda 4.

Sementara puncak kepadatan arus balik terjadi kemarin. Kendaraan yang melintas bahkan mencapai 2000 kendaraan pada pukul 10.00-11.00 WIB. Untuk mengurai kemacetan, pihaknya turut menerapkan rekayasa lalu lintas.

“Kalau dibandingkan dengan kemarin sudah ada penurunan sampai jam ini. Beberapa kali kita melakukan penarikan. Hari ini baru sekitar 4 kali penarikan,” katanya. (iin/eri)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *